Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Senin, 17 Juni 2013

Benarkah Bercinta Saat Hamil Tua Permudah Proses Persalinan?




Proses persalinan merupakan kejadian alamiah yang pasti dialami oleh wanita hamil. Kendati demikian, persiapan menuju proses persalinan tentu dibutuhkan agar proses tersebut berjalan lancar.

Sebagian perempuan melakukan berbagai upaya seperti senam hamil ataupun latihan mengejan untuk memperbaiki stamina menuju persalinan. Sebagian lagi melakukan hubungan seksual saat hamil tua lantaran dipercaya dapat membuka jalan lahir lebih luas sehingga mempermudah proses persalinan. Namun apakah benar melakukan hubungan seksual di masa hamil tua dapat membantu memperlancar proses persalinan?

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Bunda dr. Ivan Sini mengatakan, sebenarnya bercinta saat hamil tua bukan membantu memperlebar jalan lahir sehingga memudahkan proses persalinan. Akan tetapi aktivitas bercinta memungkinkan adanya stimulasi puting yang membuat tubuh mengeluarkan hormon oksitoksin.

"Hormon oksitoksin ini dapat merangsang kontraksi menjelang melahirkan, maka tentu dapat mempermudah prosesnya," tutur Ivan dalam seminar bertajuk 'Risiko Setelah Melahirkan: Apa yang Tidak Anda Ketahui dan Wajib Diketahui' yang diadakan oleh Dermatix dan RS Bunda Jakarta, Rabu (12/6/2013) lalu di Jakarta.

Selain berpotensi memudahkan proses persalinan, bercinta juga dapat memberikan keuntungan-keuntungan lain. Seperti yang dipaparkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr. UF Bagazi dari Brawijaya Woman & Children Hospital, aktif bercinta selama hamil dapat meningkatkan keintiman, meningkatkan sirkulasi darah, meringankan rasa nyeri, menghaluskan kulit, hingga membakar lemak.

Kendati menguntungkan, namun bercinta saat hamil harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini dikarenakan kondisi wanita hamil memiliki perbedaan dengan saat tidak hamil, baik anatomi maupun fisiologis. Oleh karena itu demi keamanan baik ibu maupun janin, pasangan yang bercinta harus mematuhi beberapa syarat.

Syarat-syarat tersebut antara lain kandungan sehat, tidak memiliki riwayat keguguran, bukan kehamilan ganda, menggunakan posisi berhubungan yang tidak membahayakan, serta mengindari seks oral.

Sumber: kompas.com
Posting Komentar